Now! or Never!!! ~me in the past~ *36
Loading...
 
posted on Cerita Fiksi
6,223 views
Now! or Never!!! ~me in the past~ *36

Ada yang nanya dari mana dapat ide cerita? =3=

Reski kasih tahu deh supaya sobat pulsk bisa bikin cerita juga. Hehehe =w=

Ehem...

. Ehem.... . Jadi...., reski tuh dapat ide cerita dari gambar, lagu atau kisah nyata... . Bahkan biasanya reski tiba-tiba dapat ide cerita kalau bengong. Bisa sambil tidur, atau main-main. Pokoknya kalau sudah mikir.... . Nggak ingat tempat dan waktu, deh! Biasanya juga di saran kan. Hehehe ewe))

I HOPE YOU LIKE!

~cerbung~

Tiba-tiba muncul Kelly Smith dengan senyuman secerah mataharinya, ''Hai Rick! Bisa temani aku?'', tanya nya di hadapan Rick Gates. Kelly tepat berdiri di samping Megumi Mashiro.

Rick mengelah nafas, ''Coba kutebak. Kau menyuruhku untuk menemanimu 'lagi' ke pertandingan basket Robby, kan?''

Kelly mengangguk, senyumannya masih belum hilang di bibir nya. ''Benar sekali! Jadi, kau mau kan?''

''Sorry. Tidak bisa. Aku sudah janji untuk menemani Megumi berkeliling New York. Dia kan baru di sini'', jelas rick.

Kelly mendesah, ''Ya sudah. Aku pergi sendiri saja. Bye~'', kata kelly sambil berlalu pergi.

Rick menghembuskan nafas, yang tanpa sadar di tahannya sejak tadi.

Megumi melirik rick, megumi jelas-jelas melihat rick 'seperti' menahan diri barusan.

Sebenarnya ada apa?

***

Rick dan Megumi pergi ke Lincoln Center, lebih tepatnya ke gedung Carnegie Hall yang menjadi Situs Bersejarah Nasional. Di sana, megumi dan rick melihat orang-orang berlatih musik klasik. Megumi dan Rick duduk di kursi penonton paling belakang. Hanya mereka saja yang menonton latihan itu.

''Jatuh cinta itu sangat sederhana, tapi jatuh karena cinta itu sungguh mengerikan'', kata rick yang tanpa sadar mengatakan itu. Matanya masih tetap menghadap ke depan melihat orang-orang yang sibuk berlatih itu.

Megumi melirik rick, ''Maksudmu...?'', tanya megumi tidak mengerti.

Rick menarik nafas, lalu menghembuskannya. ''Maaf, aku hanya terbawa suasana saja'', kata rick sambil mengangkat ke dua bahu nya.

Megumi mengangguk-angguk, ''Kau... . Apakah kau sering ke sini?''

Rick teridiam sesaat, seakan tenggelam dalam dunianya sendiri. ''Waktu SMP, hampir setiap hari aku dan kelly ke sini'', jelas rick.

''Sampai sekarang?'', tanya megumi.

Rick tersenyum hambar, ''Sekarang berbeda... . Aku, Kelly dan Robby satu SD. Saat itu, Robby biasa-biasa saja. Tidak keren. Tidak pintar. Biasa saja! Hingga saat SMP. Robby berubah 100%. Katanya ia menyukai Kelly, makanya ia berubah. Dan hasilnya? Kelly menyukai Robby. Tapi mereka berdua malu untuk menyatakan perasaan mereka '', rick menghentikan kata-katanya untuk mengambil nafas. ''Padahal... . Sebelum Robby, aku duluan yang memiliki perasaan terhadap kelly''

Megumi terdiam, ia bisa mendengar nada sedih saat rick mengucapkan kalimat terakhir itu. ''Kalau begitu, kenapa kau tidak menyatakan perasaanmu? Kenapa kau cuman berdiam diri saja dan menyembunyikan perasaanmu itu''

''Tidak ada waktu yang tepat untuk mengatakan itu. Aku sudah mencari kesempatan sebisa ku, kau tahu?''

Megumi mendesah mendengar nada rick yang kedengaran menantang, ''Yang namanya kesempatan itu tidak bisa di cari, tetapi harus diciptakan!''

***

''Saat sampai di Museum. Kalian harus membuat laporan Sejarah bersama teman duduk kalian. Semua harap berkumpul kembali jam 12. Mengerti?'', jelas Mr.Phillips di dalam bus itu.

Pagi ini, kelas 2-A berkunjung ke museum. Sekarang, mereka berada di dalam bus menuju ke sana.

''Megumi, apa kau bawah kamera?'', tanya Robby Parkinson begitu turun dari bus dan mulai melihat-lihat benda-benda bersejarah bersama Megumi Mashiro.

Megumi menepuk jidatnya, ''Astaga! Aku lupa. Bagaimana ini? Kita kan di suruh membuat laporan beserta gambar yang kita ambil sendiri''

Robby mendesah, ''Dasar. Ini salahmu. Sekarang kita tak bisa membuat laporan, kan?!''

Megumi menyipitkan mata ke arah laki-laki berambut hitam itu, ''Salahku?! Kau sendiri, kenapa bukan kau saja yang bawa kamera?! >:p ''

''Aku tidak punya kamera! Makanya kemarin aku menyuruhmu membawa kamera!''

''Sudahlah! Tidak perlu marah-marah! Kita pake kamera ponsel, saja! Bagaimana?''

''Bodoh! Kamera ponsel? Nanti hasilnya jelek!''

Sekarang, darah megumi seperti mendidih. ''Bodoh?! Ha! Lihat, siapa yang bicara?!'', Tantangnya. ''Laki-laki yang sok keren'', kata megumi sambil memutar bola matanya.

Robby menatap sinis megumi, ''Kau....'', katanya geram.

''Megumi...???'', kata seseorang yang berada di belakang megumi. Megumi berbalik, pupil matanya langsung membesar. ''ASAMI?!'', kata megumi kaget.

Senyum Asami Yukawa mengembang, ''Ternyata ini benar kau?! Waah... . Ini sebuah kejutan!''

Robby melirik Megumi, ''Siapa dia?'', tanya nya.

''Dia Asami. Teman SMP ku'', jelas megumi ke robby.

Robby mengangguk-angguk mengerti, ''Tidak ada waktu untuk reuni, megumi. Ayo, kita cari kamera''

''Ahh! Ohh iya. Asami, apakah kau punya kamera...???'', tanya megumi.

''Kebetulan aku juga ke sini. Untuk menyelesaikan laporan. Tapi sudah selesai. Jadi, ini. Pinjam saja semau mu'', kata asami sambil memberikan kamera nya ke megumi.

Megumi menerimanya, ia lantas memberikannya ke robby. ''Ini!'', kata megumi ketus.

''Aku...?! Kenapa bukan kau saja'', bantah robby.

''Bisa kah kau saja?! Ada banyak sekali hal yang ingin ku bicara kan dengan sahabatku asami. Sudah 'sangat' lama kita tidak bertemu. Jadi, boleh kan?!'', kata megumi.

Robby terpaksa mengambil kamera yang ada di tangan megumi, ''Baiklah! Jangan lama-lama...'', kata robby ketus.

Megumi mendesah, ''Ayo asami! Kita menjauh dulu dari tempat ini!'', kata megumi sambil menarik asami, mengabaikan tatapan tajam yang di lemparkan robby ke arahnya.

***

''Bagaimana hubunganmu dengan sora? Kalian masih pacaran, kan?'', tanya megumi sambil melihat-lihat benda-benda sejarah di museum itu bersama asami.

Asami mengelah nafas, wajahnya berubah murung. ''Entahlah... . Sepertinya hubunganku dengan 'dia' berakhir tanpa ada yang mengakhiri''

Megumi menatap asami dengan kening berkerut, ''Apa maksudmu...??''

''Aku dan Sora... . Kami berdua berhasil mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di sini. Hingga....., ia tiba-tiba berubah. Ia seperti menjauhiku. Tidak mengubungiku. Tidak memberikan kabar....''

Megumi menyesal menanyakan hal itu, itu membuat asami sedih. Buktinya saja, nada suaranya seperti mau menangis. Akhirnya, megumi merubah topik, ''Kau dapat beasiswa SMA di sini? Di New York? Wow, hebat!''

Asami tertawa, ''Biasa saja, kok. Ohh yah, Siapa laki-laki yang barusan itu? Dia sangat keren!''

Megumi melirik Robby yang sedang sibuk memotret benda-benda sejarah, jauh di sampingnya. Tanpa sadar megumi mendengus ke arah robby. Megumi lalu mencondongkan tubuh ke arah asami dan berbisik, ''Dia adalah bukti nyata bahwa kau tidak bisa menilai seseorang dari penampilannya saja''

***

Keesokannya di sekolah. Rick terlihat sangat murung. Kelly yang biasanya cerewet, berdiam diri di bangkunya.Padahal, meski guru menjelaskan. Ia tetap cerewet. Robby terlihat bosan, ia menguap hampir 10 kali. Sedangkan megumi? Megumi sibuk mendengar penjelasan Mr.Phillips.

Tiba-tibal, bel berbunyi. Semua murid mendesah senang akhirnya pelajaran selesai dan saatnya istirahat.

***

''Kau kenapa? Tidak baik memainkan makanan'', kata megumi menasehati rick yang sepertinya tidak bernafsu makan dan hanya memainkan makanannya saja.

Rick mendesah, ''Aku... . Kemarin.... . Saat berkunjung ke museum. Aku sempat menyatakan perasaanku pada kelly'', jelas rick, tidak semangat.

Mata megumi melebar, senyumnya mengembang. ''Ohh yah?! Jadi...., bagaimana?''

Rick terdiam sejenak, sedang memikirkan sesuatu. Sebelum akhirnya membuka suara, ''Aku di tolak''

''Uhuk... . Uhuk...'', megumi tersedak mendengar itu. Ia lalu segera minum. Setelah lebih baik. Megumi mengangkat wajah, menatap rick. ''Apa kau bilang barusan? Di tolak? Katakan padaku bahwa kau sedang bercanda''

Rick menggeleng, ''Tidak'', katanya singkat.

Megumi yang prihatin akhirnya berusaha menghibur rick, ''Sudahlah.... . Setidaknya.... . Kau sudah mencoba.

Rick tersenyum, ''Terima kasih''

Megumi membalas senyuman itu. ''Jadi, apa alasannya sampai-sampai kelly menolakmu?''

''Katanya, ia hanya menganggapku sebagai temannya. Huh, sudahlah. Jangan bahas ini lagi, bisakah kita mengganti topik?'', kata rick.

***

Saat pulang sekolah, kelly menghampiri megumi yang sedang mencari taksi.

''Halo megumi!'', kata kelly sambil tersenyum.

Megumi menoleh ke kelly, megumi tahu bahwa senyum kelly di paksakan. ''Hai kelly, ada apa?''

''Mmm.... . Megumi, bisa temani aku sebentar?''

***

Robby sedang latihan basket, tapi ia tidak fokus! Pikirannya selalu saja ke kelly. Bagaimana tidak? Tadi, saat jam istirahat. Biasanya, kelly menghampirinya dan meributkan hal sepele. Kini tidak! Kelly seperti menghindar. Membuat robby berfikir, apakah ia punya salah?

PRIIIIT!!!

Latihan di hentikan. Mr.Burnet selaku pelatih menghampiri robby, ''Rob, ada apa denganmu? Latihanmu hari ini sangat kacau'', kata Mr.Burnet cemas. Mr.Burnet maklum cemas karena robby anak didik terbaiknya.

Robby memaksakan seulas senyum, ''I am sorry, sir''

***

Di sebuah Cafe, terlihat megumi dan kelly duduk berhadapan sambil menikmati cemilan kecil yang mereka pesan. Awalnya pembicaraan yang menyenangkan, hingga tiba-tiba...

''Mmm, megumi. Kamu suka robby, kan?'', kataa kelly.

Kening megumi berkerut, ''Apa maksudmu...??''

''Kemarin... . Kalian akrab sekali. Saat berkunjung ke museum'', jelas kelly.

''Kenapa kau bilang begitu?''

''So-soalnya, aku putus asa. Robby tidak memberiku kode bahwa ia membalas perasaanku. Memang sih aku belum menyatakan perasaanku. Tapi..., seharusnya ia mengerti. Mana mungkin perempuan duluan?''

Megumi tersenyum geli mendengar itu, ''Kelly, kau tahu? Sebenarnya, robby menyukaimu. Tapi ia terlalu malu untuk menyatakannya''

~bersambung~

Yosh! tolong komentarnya (kalau bisa dikritik :''v) dan jangan lupa WOW!!! Ja, mata!!! >o<)//

ngaku sobat pulsk? join in the grup!!! -> https://www.facebook.com/groups/270565743109083/?book

Terima kasih telah membaca ewe)/

Trending Now
10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

10 Tulisan Typo Tugas Mahasiswa yang Bikin Dosen Gagal Paham

Masa kuliah adalah masa dimana kita mulai beranjak dewasa. Di mana kita bertemu dengan orang-orang yang baru dan nggak bisa lagi bersantai-s
12,420 views 0 shares
Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Momen-Momen Saat Lihat Benda Seperti Makanan Ini Bikin Perut Makin Lapar

Kalau udah masalah perut memang nggak bisa diabaikan. Pasti dong kamu nggak bakalan membiarkan perutmu kosong dan tidak terisi makanan sama
3,633 views 0 shares
10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

10 Foto Perpaduan Makanan yang Bikin Hilang Napsu Makan

Setiap hari kita harus memakan makanan agar menambah nutrisi dalam tubuh. Ngomongin tentang makanan, orang Indonesia itu memiliki satu kebia
2,214 views 0 shares
8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

8 Potret Barang Tiruan yang Bikin Ngakak

Barang original biasanya terbukti berbahan bagus, berkualitas tinggi, awet dan tahan lama. Dan karena itu semua, kenapa barang original memi
7,589 views 0 shares
10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

10 Gaya Rambut Kocak yang Bikin Kamu Ketawa Sampai Mules

Bagi semua orang rambut adalah mahkota. Jadi nggak heran kalau banyak orang sangat memperhatikan gaya rambut mereka. Karena bukan hanya bisa
37,455 views 155 shares
10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

10 Potret Kocak Emak-emak Boncengin Anak. Nggak Ada Lawan!

Kalau selama ini yang kamu tahu raja jalanan adalah kendaraan besar seperti truk atau bus, sepertinya kamu kurang update, karena saat ini ya
16,691 views 0 shares
10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

10 Ide Jenius Ala Driver Ojek Online yang Keren Banget

Saat ini, semua orang bisa menjadi driver ojek online. Karena memang tuntutan keadaan yang mengharuskan mencari nafkah melalui pekerjaan ini
1,951 views 0 shares
10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

10 Hasil Tukang Bangunan Kreatif Bikin Pola di Tembok Ini Bikin Gagal Paham

Sebelum mendirikan bangunan, tukang bangunan pasti membuat konsep desainnya sejak awal. Tukang bangunannya biasanya bekerja sesuai dengan ko
4,348 views 0 shares
Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Kumpulan Meme Lucu Tentang TAHU yang Bikin Senyum-Senyum Sendiri

Siapa yang tidak tahu dengan makanan bersalah dari Tempe ini, Netizen Indonesia membuktikan kreatifitasnya dengan mengedit dan membuat meme
218,120 views 3,543 shares
12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

12 Posisi Absurd Alat-Alat Elektronik di Rumah Ini Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

Salah satu perabotan rumah yang wajib ada di dalam rumah adalah alat-alat elektronik. Perabotan yang biasanya mengharuskan menggunakan energ
4,205 views 0 shares